Ulasan Buku PERCY JACKSON AND THE OLYMPIANS: THE SEA OF MONSTER Karya Rick Riordan



judul buku: Percy Jackson and the olympians: The sea of monster
penulis: Rick Riordan
penerbit: Mizan fantasi
jumlah halaman: 362 halaman
tahun terbit: april 2009 (Indonesia)

Assalamualaikum...

pernah berfantasi bahwa di dunia ini ada sebuah lautan yang dihuni penuh dengan para monster? Berkelana mencari cara agar para nelayan terperangkat untuk memasuki area lautan itu, kemudian akan dijadikan santapan makan oleh para monster. 

Yups.. kali ini Percy akan mengajak kita untuk berpetulang kembali dengan menjelajah lautan monster demi mendapatkan obat penawar untuk pohon Thalia yang telah diracuni. Simak blurb nya dulu yukk.

*_*_*_

Meski berhasil mengembalikan petir asali Dewa Zeus dan mencegah perang besar antara para dewa Olympus, ,percy jackson masih belum bisa hidup tenang.

Hampir setiap malam, pesan lewat mimpi datang, menyiratkan sahabatnya, Grover, sedang dalam bahaya. Teman barunya, Tyson, seorang tunawisma berbadan besar yang tingkahnya seperti anak kecil, selalu mengikuti ke mana pun Percy pergi. Dan, tiba-tiba Annabeth muncul di sekolah barunya membawa berita buruk: perkemahan Blasteran-satu-satunya tempat perlindungan bagi para anak setengah dewa- terancam dikuasai para monster.

demi menyelamatkan perkemahan Blasteran dan menemukan Grover, percy harus mengarungi laut para monster, tempat mengerikan yang dihindari pelaut waras mana pun. Dan, dalam perjalannya kali ini, ramalan yang dirahasiakan oleh Chiron dan para dewa dari percy perlahan mulai terkuak.

*_*_*_

yah.. begitulah blurbnya yang membuatku sempat menahan nafas untuk sesaat. Oke, baiklah. sekarang saatnya kita ulas bersama-sama.

Dalam sekuel kedua dari percy jackson and the olympians, diceritakan bahwa percy terpaksa meninggalkan perkemahan tanpa izin bersama Annabeth dan Tyson yang beberapa hari lalu telah terkuak bahwa dia adalah adik dari Percy, anak dari dewa Poseidon bersama arwah yang hilang. Ia bersama kedua temannya terancam dikeluarkan dari perkemahan blasteran demi menjalankan misi ini.  Ia mendapatkan kepercayaan diri untuk melintasi lautan, mencari penawar obat untuk menyelamatkan pohon Thalia demi menyelamatkan perkemahan blasteran.

selama perjalanan menuju lautan para monster, ia harus bertarung melawan Luke- teman di perkemahan blasteran yang memilih untuk berkhianat ke kubu bangsa titan. Bersama Annabeth dan Tyson, ia hampir mati jika tidak ditolong oleh Clarisse dengan pasukan kapalnya. Walaupun mereka akhirnya meledak bersama dan Percy kehilangan Tyson.

Tokoh-tokoh yang dalam skuel kedua ini masih sama dengan tokoh yang ada di part 1. Hanya kali ini ada Tyson sebagai teman sekolah Percy yang ternyata merupakan adik tirinya. Yang pasti, ada para monster dengan bentuk dan rupa yang beragam. Penulis sangat teliti dalam mengumpamakan setiap rupa dan bentuk para monster. Hal ini membuat pembaca dapat memahami tokoh dan alur cerita dengan baik.

Lucunya dari buku ini yaitu kamu akan merasa kamu sedang berada di kebun binatang dengan hewan yang beraneka ragam rupa dan bentuk yang unik. Ada domba pemangsa daging manusia, bahkan pemangsa sesama hewan jika itu bukan sejenis dengan mereka. Ukurannya yang sangat besar sehingga dapat dijadikan sebagai tempat persembunyian manusia, Percy contohnya. Ada juga banteng dengan ukuran dua kali ukuran banteng biasanya. Selain itu, ada ular dan naga yang berkepala lebih dari tiga.

Secara alur, cerita ini akan membuatmu untuk terus melahap habis isi buku. Setiap paragraf menjadi bagian penting yang tidak boleh dilewatkan satu kalimat pun. Semua bagian harus dibaca.
Bagi kalian yang sudah menonton versi filmnya, mungkin bisa share ke aku lewat comment. Karena aku belum sempat nonton versi filmnya.

Okeh, sampai di sini dulu ulasan bukunya. Aku bakal cameback dengan sekuel selanjutnya dan pastinya ada buku lainnya juga. Jangan lupa untuk terus menambah literasi karena akan membuka mindset kalian tentang dunia. Bukan tentang dunia fantasi yang tak bisa dipikir nalar, namun membaca buku akan membuatku lebih fokus dalam berpikir dan mengambil keputusan.

Bintang 4.5/5 untuk novel ini.

Wassalamualaikum...



Post a Comment

0 Comments